REALITA PROBLEMATIKA SKRIPSI MAHASISWA

skripsi_bukan_kompetisi_by_hasrulekaputra-d4k6h44source : http://img02.deviantart.net/8f7e/i/2011/359/4/a/skripsi_bukan_kompetisi_by_hasrulekaputra-d4k6h44.jpg

Skripsi adalah karangan  ilmiah yang memaparkan suatu pokok persoalan yang cukup penting dalam satu cabang ilmu sebagai cabang penelitian pustaka dan/atau lapangan yang dilakuakan seorang mahasiswa berdasarkan penugasan akademik dari perguruan tinggi untuk menjadi salah satu syarat kelulusannya sebagai sarjana (The Liang Gie:1995)[1]. Skripsi merupakan karya ilmia yang membahas atau mengulas fenomena atau permasalahan tertentu dengan menggunakan kaedah-kaedah yang ada. Pendapat para ahli secara garis besar mendeskripsikan bahwa skripsi bertujuan agar mahasiswa sanggup meneliti, menyusun dan membuat suatu hasil karya ilmia berdasarkan bidang ilmu yang digelutinya dengan memahami, menganalisis, dan menjelaskan atau mempertanggungjawabkan secara logis berkaitan dengan bidang tersebut, sehinggah dapat diterima secara publik.

Skripsi menjadi syarat mutlak bagi mahasiswa terutama untuk menyelesaikan program Akademik Sarjana (S1). Dalam metodologi penulisan telah dipaparkan mengenai sistematika penulisan dan penyusunan Skripsi secara detail dengan syarat atau ketentuan yang ada. Hal ini mendeskripsikan bahwa skripsi bukanlah sesuatu yang baru dan luar biasa bagi seorang mahasiswa; alasannya, dalam peroses perkuliahan pada tingkat dasar dan menengah sudah dituntut bahwa seorang  mahasiswa seharusnya sanggup membuat makalah dan karya ilmia yang cakupannya tidak begitu mendalam namun bersifat ilmiah dan konkret, seperti artikel. Makalah atau karya ilmia lainnya menjadi langka-langkah dasar penulisan. Peroses pembelajaran tersebut secara tidak langsung mengupas secara perlahan tentang bagaimana cara membuat skripsi.

Realitanya, mengapa skripsi menjadi problematika yang sangat serius bagi para mahasiswa? Sebenarnya situasi dan kondisi demikian sangat banyak ditemukan di lingkungan perkuliahan.  Hampir setengah dari jumlah mahasiswa bahkan lebih mengalami kesulitan dalam melakukan penyusunan skripsi. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa factor yang sangat berpengaruh seperti faktor internal/individu kaitannya dengan intelektual, motivasi diri dan kematangan (rohani dan jasmani); dan faktor eksternal/luar diri individu berkaitan dengan pengaruh lingkungan keluarga (ekonomi=pendapatan/ peenghasilan), pendidikan (sistem pembelajaran), sosial (relasi, kesempatan dan peluang). Faktor penghambat tersebut menjadi alasan konkret bagi mahasiswa dalam proses penyusunan skripsi.

Namun, perlu disadari sebagai seorang mahasiswa berarti sudah menginjak masa dewasa dan seharusnya sanggup menyikapi atau mengatasi fenomena dan problematika yang menjadi penghambat dari bidang pendidikan, ekonomi, dinamika sosial lainnya yang ada kaitannya dengan persyarat perkuliahan. Kenyataan dewasa ini mencerminkan bahwa sebagian besar para mahasiswa masih menggantungkan diri pada tanggungjawab orang tua atau pendidik. Hal demikian secara tidak langsung memanjakan karakter para mahasiswa dan menjadi stimulus (perangsang) pembawaan diri yang negatif, stability EQ dan IQ serta kematangan diri yang minim.

Kebanyakan mahasiswa bersikap pasif atau acu tak acu dalam melakuakan proses penyusunan skripsi, hal tersebut memengaruhi keterlambatan penyusunan skripsi. Fenomena lainnya, masih terdapat para mahasiswa yang kurang memahami bagaimana melakukan proses penyusunan skripsi karena wawasan yang minim terhadap ruang lingkup bidangnya. Sebenarnya hal ini menjadi kelalaian para mahasiswa yang tidak memanfaatkan sarana dan prasarana yang telah disediakan di lingkungan kampus dan sekitarnya. Menambah wawasan tidak hanya sekedar melihat apa yang dilakukan dan mendengar apa yang dijelaskan oleh dosen namun mencari tahu lebih dalam dan lebih luas mengenai apa yang sudah diketahui melalaui interaksi, komunikasi, dan berpandangan secara global (melalui membaca dan menulis).

kasus sederhana mengenai penulisan yang baik dan benar sesuai dengan kriteria aturan penulisan dan penyusunan skripsi dan menghindari penyimpangan terhadap sistematika penulisan dan penyusunan skripsi itu sendiri masih sering terjadi. Masih banyak contoh kasus yang menjadi penghambat penulisan dan penyusunan skripsi, antara lain; kesulitan menemukan topik permasalahan yang akan diangkat menjadi judul penelitian; pengulangan mata kulia karena alasan kerja dan KKN, kesulitan dalam menulis skripsi dan kelalaian dalam mengikuti bimbingan dosen.

Mahasiswa dan kaitannya permasalahan skripsi menjadi salah satu problematika yang serius. Oleh karena itu, adanya solusi sederhana yang dapat membantu dalam proses penulisan dan penyusunan skripsi dengan cara meningkatkan motivasi; belajar, membaca, dan menulis; memanfaatkan waktu seefektif dan efisien mungkin dalam melakukan kegiatan belajar dan ekstra lainnya; menumbuhkan rasa percaya diri, sikap kedewasaan dan kematangan diri; mencari inspirasi yang bersifat edukatif untuk menopang pertumbuhan dan perkembangan EQ dan IQ, membagun relasi antara mahasiswa dan dosen atau pendidik dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran dalam diri dan motivasi yang kuat untuk menunjukan jati diri kemahasiswaan itu sendiri, menjadi yang lebih progresif, produktif dan memiliki nilai daya guna publik. Mahasiswa merupakan generasi yang siap tampil secara global dengan kepenuhan dan kematangan yang diperoleh setelah menyelesaikan program S1, dan bersaing serta menjadi publik figur, karena figur  mahasiswa tidak hanya dituntuk untuk mendapatkan gelar kesarjanaan melainkan tampil sebagai aktor sekaligus mediator dalam menangani dan mengatasi problematika dan dinamika yang terjadi. Tujuan adanya wadah dan peroses pendidikan perkuliahaan untuk membentuk karakter dan pola pikir mahasiswa agar mampu tampil sebagai pablik figur. Keberadaan tersebut menjadi salah satu bagian dari tujuan program perkuliahan.

 

 

 

[1] Metodologi penulisan Pengertian skripsi : 1995

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s