5 Kesalahan Fatal di Slide Presentasi dalam Menggunakan Gambar

seminar-feat

Membuat slide presentasi yang baik akan membantu ide-ide anda untuk dapat disampaikan dengan mudah. Sebuah slide yang baik tidak slide rumit atau rinci, tetapi slide yang ringkas, sederhana dan tepat sasaran.

Banyak orang membuat kesalahan ketika membuat slide. Mereka membuat slide bukan sebagai alat presentasi, tetapi sebagai teks lengkap untuk dibaca.

Manusia adalah makhluk visual. Menggunakan gambar adalah cara menciptakan kekuatan visual dalam slide presentasi anda. Gambar akan membuat audiens mudah memahami pesan Anda sekaligus menciptakan asosiasi atas gagasan yang Anda sampaikan.

Walaupun demikian, ternyata masih banyak orang yang melakukan kesalahan dalam menggunakan gambar. Akibatnya, slide yang mereka buat tidak mampu memberikan kekuatan visual yang diharapkan.

Di artikel ini kami akan melihat apa saja kesalahan yang sering dilakukan orang ketika menggunakan gambar dalam sebuah slide.

  1. Gambar Terlalu Kecil.

Terkadang gambar dengan ukuran kecil ini ditampilkan karena presenter ingin menunjukkan banyak gambar sekaligus.

Ingat, satu gambar yang baik sudah cukup dan memberi kekuatan visual yang lebih baik dibandingkan banyak gambar namun tidak jelas.

2. Resolusi Terlalu Rendah.

Gambar dengan resolusi rendah akan membuat gambar menjadi kabur sehingga tidak nyaman dipandang.

Akibatnya, ketika gambar diperbesar akan terlihat pixel-pixel yang membuatnya kelihatan jelek dan murahan.

3. Gambar Terdistorsi.

Ini adalah kesalahan fatal yang sangat sering terjadi. Mengubah ukuran gambar namun tidak memperhatikan proporsi antara tinggi dan lebar gambar.

Akibatnya gambar menjadi terdistorsi dan tidak proporsional. Ini akan membuat gambar menjadi aneh.

Jika anda perlu membuang sebagian dari gambar karena terlalu lebar atau terlalu tinggi, maka yang perlu dilakukan adalah memotongnya dengan memanfaatkan fungsi crop. Bukan dengan mengubah ukuran namun tidak proporsional.

4. Gambar tidak berhubungan.

Sering kali terjadi seorang presenter memaksakan diri menambahkan gambar dalam slide. Padahal gambar tersebut tidak berhubungan dengan isi slide. Gambar seperti ini malah membuat audiens bingung.

Ingat audiens anda sangat cepat memperhatikan aspek visual sebuah slide. Setelah melihat gambar yang muncul secara otomatis otak mereka akan bekerja untuk mencari hubungan antara gambar yang dipakai dengan teks yang menyertainya.

Jika mereka gagal menemukan hubungan tersebut, audiens Anda akan frustrasi karena tidak memahami apa maksud slide tersebut.

5.Clipart yang ketinggalan zaman.

Ketika komputer masih jadul sekitar tahun 1990-an, clipart adalah jenis gambar yang populer. Setiap orang menggunakan clipart untuk membuat tulisan dan slide mereka.

Sekarang zaman sudah berubah. Perkembangan teknologi digital serta gambar dengan resolusi tinggi menjadikan clipart ketinggalan zaman sekaligus terlihat kuno.

Meskipun gambar clipart berhubungan, namun terlihat ketinggalan zaman sehingga tidak terlalu menarik secara visual.

Gunakan gambar yang tajam hasil karya Anda sendiri atau dapatkan dari sumber yang membolehkan Anda mempergunakannya kembali. Maka slide presentasi Creative akan terlihat lebih profesional.

Jika Anda perlu menggunakan clipart karena alasan tertentu, kami sarankan untuk menggunakan clipart berbentuk simbol. Hal ini cukup membantu ketika menjelaskan sebuah konsep.

 

 

sumber : http://evioproductions.com/5-kesalahan-fatal-di-slide-presentasi-dalam-menggunakan-gambar/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s